Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Ilustrasi ledakan./Shutterstock
Harianjogja.com, BATAM – Warga Batam heboh setelah mendengar ledakan yang belum dapat dipastikan sumbernya sehingga memaksa warga berhamburan ke luar.
Suara ledakan disertai guncangan sekira pukul 10.30 WIB pada Senin (25/6/2018) mengagetkan warga Kota Batam, Kepulauan Riau.
Laporan Antara, Senin (25/6/2018) di sekitar kompleks perkantoran KPU Batam di Sekupang, suara ledakan sekaligus goncangan itu menghempas pintu. Sejumlah petugas yang berada di dalam ruangan langsung berhamburan ke luar.
Petugas sempat mencari sumber suara, namun akhirnya dipastikan bukan dari sumber yang dekat.
"Suaranya kencang sekali, sampai sekarang saya masih gemetaran karenanya," kata warga Tiban, Via, yang ditemui di Sekupang.
Suara kencang juga didengar warga di Kantor Wali Kota Batam pada saat yang bersamaan.
"Iya, sampai sini juga. Cuma ini karena di dalam ruangan jadi kayak bergetar di atapnya. Kayak kalau ada kucing lari di plafon," katanya.
Warga Batam lainnya, Aloy, juga mengaku dikagetkan suara dentuman saat berada di Simpang Sei Harapan.
"Sama seperti yang terjadi sebelum-sebelumnya," kata dia.
Ia berharap aparat berwenang segera mengidentifikasi sumber suara agar tidak meresahkan warga.
Saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Hang Nadim Batam Suratman mengatakan kemungkinan dentuman disertai guncangan itu bukan bersumber dari perut bumi.
"Kalau masih sama seperti yang kemarin-kemarin, itu bukan gempa. Kami tidak mengindikasikan adanya gempa," kata dia.
Pada Januari 2018 peristiwa serupa juga pernah terjadi di Batam. Namun, aparat kepolisian dan BMKG tidak dapat memastikan sumber suara dan guncangan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Komdigi meminta seluruh platform digital menyelesaikan self assessment PP Tunas sebelum 6 Juni 2026 untuk perlindungan anak di ruang digital.
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.